Metamorf Kupu-Kupu

 

Ketika ia masih seperti ulat kecil

Tak tahu apa yang dia pikir, labil

 

Ketika ia mulai tumbuh

Daundedaun yang ia makanpun lumpuh, berjatuh

 

Ketika masih terselimuti bulu-bulu halus

Apa yang ia dengar, rasa, pikir, buat, beri adalah tulus

 

Namun itu dulu, sebelum ia menjadi kepompong

Sekejab berubah, ia menjadi terbisu dan sombong

 

Hariberhari, waktuberwaktu ia membisu

Tak memikir mereka sahabat membutuhkanmu

 

Ia yang sombong perlahan melucuti kepompongnya

Ingin melihatkan seni indah lekuk tubuhnya

 

Ia narimenari mengepak sayap penuh warna

Godamenggoda kesana kemari cari perhatian, masa depan

 

Ketika ia menemukan, makan menghisap (nektar), ia melakukan, bertelur, dan mati

Ia hanya membawa sesal kecewa dikemudian hari

 

Fajar Fitrianto, Limpakuwus, 19 Oktober 2018

Hits: 0

Fajar Fitrianto
News Reporter