Apa Itu Plagiat?

Dalam KBBI V3, Plagiat diartikan sebagai pengambilan karangan (pendapat) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat) sendiri, misal menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; atau dapat juga diartikan sebagai jiplakan.  Dalalm Kamus Oxford, Plagiat dirtikan sebagai semua praktek yang intinya adalah mengambil pekerjaan atau karya orang lain atau ide-ide orang lain tanpa memberi tahu atau menginformasikan pemiliknya, yang diakui sebagai miliknya sendiri. Dalam Kamus Collin (2003), Plagiarisme adalah bentuk penyalinan karya orang lain, yang kemudian dinyatakan sebagai karya sendiri.  Jadi secara sedrhana, Plagiat dapat diartikan sebagai penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri.

Apa Saja Tindakan Plagiat?

Dalam buku Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk. menggolongkan hal-hal berikut sebagai tindakan plagiarism;

  • Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri,
  • Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri,
  • Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri,
  • Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri,
  • Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal usulnya,
  • Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
  • Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.

Yang digolongkan sebagai plagiarisme:

  • Menggunakan tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas (misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau blok alinea yang berbeda) bahwa teks tersebut diambil persis dari tulisan lain
  • Mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya

Yang tidak tergolong plagiarisme:

  • Menggunakan informasi yang berupa fakta umum.
  • Menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau parafrase) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas.
  • Mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.

 

Apa Saja Jenis Plagiat?

  1. Akademik dan jurnalistik plagiarisme merupakan praktek usia tua. Namun, plagiarisme internet sekarang merajalela dengan munculnya Internet, dan plagiarisme telah mengambil banyak bentuk-bentuk baru. Sekarang hanya tentang cut, copy, dan paste, atau mengulang sedikit. Namun salinan itu!
  2. Plagiarisme Lengkap: Isi yang telah disajikan sebagai sendiri, tanpa ada perubahan yang dibuat untuk bahasa, pikiran, aliran, dan bahkan tanda baca dikenal sebagai plagiarisme penuh. Banyak akademisi percaya bahwa umumnya pekerjaan orang-orang yang tidak kompeten dalam mata pelajaran tertentu, atau sekadar malas untuk berusaha.
  3. Plagiarisme parsial: Ketika konten yang disajikan adalah kombinasi dua sampai tiga sumber yang berbeda, di mana penggunaan mengulang dan sinonim merajalela, maka dikenal sebagai plagiarisme parsial. Di sini, penulis menggunakan beberapa orisinalitas, tapi tidak memadainya pengetahuan tentang mata pelajaran tertentu adalah alasan umum untuk kejadian plagiarisme parsial.
  4. Plagiarisme minimalis: Di sini, penulis plagiator orang lain konsep, gagasan, pikiran, atau pendapat dalam kata-kata mereka sendiri dan dalam aliran yang berbeda. Meskipun banyak yang tidak menganggap ini sebagai plagiarisme (mungkin seseorang yang melakukannya!), Itu dianggap sebagai mencuri someones studi atau pikiran. Plagiarisme minimalis melibatkan banyak parafrase
  5. Sumber Kutipan: Ketika informasi sumber lengkap dengan kutipan disediakan, tidak berjumlah plagiarisme. Namun, definisi sumber kutipan lengkap bervariasi jauh. Beberapa penulis mengutip nama sumber, tetapi tidak memberikan informasi yang dapat diakses lainnya. Sementara beberapa mudah memberikan referensi palsu, beberapa hanya menggabungkan informasi mereka dengan karya asli penulisan. Seorang penulis hantu adalah contoh sempurna dari plagiator. Di sini penulis merasa bebas untuk sumber informasi dan mereproduksi itu sebagai milik mereka.
  6. Self-plagiarisme: Bentuk plagiarisme yang mungkin paling diperebutkan sebagai “itu” dan “tidak”. Menggunakan karya sendiri, sepenuhnya atau sebagian, atau bahkan pikiran yang sama dan re-menulisnya, dikenal sebagai self-plagiarisme oleh banyak orang. Penerbitan bahan yang sama melalui media yang berbeda tanpa referensi itu benar adalah kebiasaan yang sangat umum di antara banyak penulis. Konten pada banyak situs adalah contoh sempurna dari diri plagiaris.

 

Cara Menghindari Plagiarisme

 

Dalam tutorial Cardiff University (2007) disebutkan beberapa langkah untuk menghindari plagiat

  1. Membiasakan diri untuk sering menulis yang baik
  2. Bila tidak dapat dihindari untuk mengutip secara langsung dari karya orang lain, berikan tanda kutip (“…..” ) untuk kata atau kalimat yang dikutip, kemudian jangan lupa cantumkan sumber kutipan dan tahunnya. “…. Bla bla bla …” (Dendi, 2013).
  3. Buatlah Parapharase (mengganti kalimat asli pengarang dengan kalimat sendiri) , seperti di atas, jangan lupa mencantumkan sumber kutipannya.
  4. Gunakan pengetahuan yang bersifat umum.
  5. Hasil kutipan diberi informasi siapa yang dirujuk (nama, tahun) dan ditulis dalam daftar pustaka (end note) atau pada footnote.

 

 

Cara Mengetahui Sumber atau Sebuah Karya Hasil Plagiat atau Asli

Untuk mngetahui sumber atau hasil plagiat atau asli, caranya dengan menggunakan mesin pencarian Google.

  1. Salin sebuah paragraph yang akan dicari sumbernya.
  2. Buka browser, tempelkan di kolom address bar dan enter (telusuri dengan Google).
  3. Setelah pemuatan selesai, silahkan di periksa hasil penelusuran. Apabila terdapat banyak hasil yang menyerupai teks yang kita tempelkan,maka sudah jelas itu adalah hasil pagiat(atau sesuai dengan kategori plagiat diatas)

 

REFERNSI:

KBBI III Offline V1.5.1 (Ebta Setiawan)

Oxford Dictionaries (Oxford University Press, 2013

Easier English Student Dictionary (2003)

Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk

Cardiff University. 2007. Avoiding Plagiarism. https:/ilrb.cf.ac.uk/plagiarism/tutorial/  (diakses pada 21 November 2018 pukul  01.15)

Plagiarisme – Wikipedia https://id.wikipedia.org/wiki/Plagiarisme (diakses pada 21 November 2018 pukul  01.15)

Translate Google – https://translate.google.com (diakses pada 21 November 2018 pukul  01.15)

Hits: 0

Fajar Fitrianto
News Reporter