Matahati

————–

Di atas cakrawala terbentang luas

Lukai hatiku hingga kau puas

Hutan bukit dan gunung menjulang tinggi

Kata-katamu menusuk hingga uluhati

Dataran luas terhampar

Kau lukai diriku katanya wajar

 

Samudera luas seolah sempit

Tak kau sadar kalau diriku sakit

Matahati yang ada di dalam dada

Kau bukan dan sobek dengan cerita

Seolah semua aku yang sebab akibatnya

Padahal semua karena dirinya

Gurun pasir yang luas di sana

Kau buka cerita aku yang di hatinya

Sungai mengalir menganak memanjang

Kau kata diriku yang paling kau sayang

Bukumu penuh dengan coretan pena

Semua yang kau kata hanya tipu belaka

Pena tinta merah bercampur kelabu

Kau lakukan karena aku pelampiasanmu

Sadarkah engkau akan matahatiku

Yang perlahan luka dengan masa lalu

Sadarkah dirimu telah melukaiku

Dengan pisau tajam dari mulutmu

Kau gores hingga menggores ulu nadi

Di tangan kanan dan kiri

Niatmu terwujud dengan modus peduli

Harapanmu terwujud karena aku mati

Pergi…..

 

Limpkws,160816

Hits: 0

Fajar Fitrianto
News Reporter